Penjelasan tentang sistem logging pada apache web server

Logging digunakan apache untuk mencatat semua kegiatan atau aktifitas dari server itu sendiri. Apache dapat di setting untuk mengelog aktifitas atau untuk tidak mengelog aktifitas yang terjadi pada apache,tergantung dari settingan apache web server.Logging digunakan untuk mengontrol informasi/fakta yang mungkin berguna untuk mengecek kesalahan atau aktifitas dari apache web server itu sendiri.

Logging ini dapat merekam 2 jenis data:
1. Informasi tentang permintaan apache web server itu sendiri
2. Pesan error atau proses abnormal (seperti file permissions)

Kadang sebagai webmaster memiliki kapasitas atau policy yang terbatas dalam kontrol atas permintaan informasi logging kesalahan,tetapi ada kontrol format lain untuk dapat mengontrol informasi dan kesalahan proses perminttan (activity logging). Server biasanya menyimpan aktifitas logging dalam berbagai format dan beberapa file logging. Namun hanya akan menyimpan dalam satu salinan pesan kesalahan yang terjadi.

Salah satu aspek dari activity logging dari log entry diformat dan ditulis setelah permintaan telah benar-benar diproses.Yang berarti bahwa interval anatara waktu permintaan dimulai dan ketika selesai mungkin membutuh kan waktu untuk menjadikan perbedaan.

Sebagai contoh,jika file log file sedang dirotate sementara file yang besar sedang didownload,sedangkan entri log permintaan masuk,maka entri log atas permintaan yang baru masuk akan muncul dalam logfile yang baru ketika permintaan itu telah selesai,tidak di logfile yang sudah ada sebelumnya ketika permintaan itu muali dikirim. Sebaliknya pesan kesalahan langsung ditulis ke log yang sudah ada.

Web server akan terus merekam informasi dalam sebuah log,asalkan log tersebut dijalankan.Hal ini dapat mengakibatkan file log dengan kapasitas ukuran file yang sangat besar untuk situs yang banyak menerima permintaan web dan bahkan untuk situs yang biasa saja file log permintaan bisa juga memiliki file log yang besar.Untuk menjaga ukuran file agar tidak berkembang/bertambah kapasitas file,biasanya di rotate secara rutin. Rotate berarti meminta server untuk berhenti merekam file log,sementara dan membuat file log yang baru.

Directive deklarasi log ditulis dengan CustomLog dan ErrorLog dapat dituliskan didalam konten <VirtualHost>,jika dituliskan didalam konten <VirtualHost>file log akan hanya berlaku dalam scope <VirtualHost>itu saja. Jika tidak ada pendklarasian dalam <VirtualHost>,maka log akan kembali ke settingan global server atau main global.

Standar activity logging modul apache web server mengijinkan user untuk membuat file log dengan formatnya sendiri, dapat dikonfigurasi dalam mod_log_config. apache 2.0 memiliki modul tambahan yaitu mod_logio untuk mendukung mod_log_config untuk mendukung kemampuan dalam hal jumlah byte log yang dikirim atau diterima melalui jaringan, untuk referensi bisa di lihat dalam registrasi modul apache http://modules.apache.org/

Kode status didefinisikan oleh dokumen spesifikasi protokol HTTP (saat ini RFC 2616,yang dapat diperoleh di ftp://ftp.isi.edu/in-notes/rfc2616.txt).

Table HTTP status codes
Code Abstract
Informational 1xx
100 Continue
101 Switching protocols
Switching protocols
201 OK
202 Created
203 Accepted
204 Nonauthoritative information
205 No content
206 Partial content
Redirection 3xx
300 Multiple choices
301 Moved permanently
302 Found
303 See other
304 Not modified
305 Use proxy
306 (Unused)
307 Temporary redirect
Client error 4xx
400 Bad request
401 Unauthorized
402 Payment required
403 Forbidden
404 Not found
405 Method not allowed
406 Not acceptable
407 Proxy authentication required
408 Request timeout
409 Conflict
410 Gone
411 Length required
412 Precondition failed
413 Request entity too large
414 Request-URI too long
415 Unsupported media type
416 Requested range not satisfiable
417 Expectation failed
Server error 5xx
500 Internal server error
501 Not implemented
502 Bad gateway
503 Service unavailable
504 Gateway timeout
505 HTTP version not supported

Mungkin penjelasan tabel diatas kadang sedikit membingungkan dengan informasi log yang ditampilkan apache web server. Tapi paling tidak memberikan sedikit informasi tentang pesan log file yang terjadi pada server. Digit pertama digunakan untuk memisahkan kode ke dalam kelas tau kategori,misalnya semua kode yang dimulai angka 5 menunjukkan terdapatnya masalah dalam hal request/permintaan dan server memberi pesan bahwa masalah terjadi pada internal server bukannya pada end client.

Referensi
http://httpd.apache.org/docs/2.1/mod/mod_log_config.html

http://httpd.apache.org/docs/2.2/mod/mod_log_config.html

This entry was posted in Linux Server and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s