Berkenalan dengan Web Caching pada cache squid server

Cache squid/Web caching memiliki makna yang mengacu pada tindakan menyimpan sumber daya dari web tertentu (misalnya,halaman web dan data file lainnya) untuk digunakan kembali di masa yang akan datang.Sebagai contoh setiap pagi Si “X” adalah orang pertama yang datang kekantor dan hal yang dia lakukan pertama adalah membaca berita online. Saat dia mengunjungi beberapa bagian web dari berita online tersebut maka cache squid pada jaringan kantornya bekerja,cache squid menyimpan beberapa halaman html dan gambar JPEG. Tidak lama kemudian si “A” datang kekantor setelah si “X” dan hal yang pertama si “A” lakukan adalah membaca berita online,web yang sama. Si “A” akan mengambil data yang sudah di simpan oleh cache squid dan akses ke situs berita online tersebut akan dirasakan lebih cepat karena akses si “A” akan mengambil beberapa halaman HTML dan gambar yang telah disimpan tadi. Selain itu Si “A” tadi tidak akan menggunakan banyak bandwith dari kantor tersebut.

Cache Squid Miss dan hit

#Cache squid hit

Sebuah cache hit terjadi setiap kali squid memenuhi permintaan HTTP dari cache.Cache hit ratio atau cache hit rate adalah presentase dari semua permintaan yang dianggap sebagai hit. Web cache biasanya mencapai rasio antara 30% s/d 60%. Metrik yang hampir sama dengan byte hit ratio yang mewakili volume data(jumlah byte) yang di layani oleh cache.

cache squid

cache squid hit ratio

cache squid hit rate

cache squid hit rate

#Cache squid miss

Sebuah cache miss terjadi ketika squid tidak dapat memenuhi permintaan dari cache. Sebuah miss dapat terjadi karena sejumlah alasan. Jadi pertama kali Squid menerima permintaan untuk sumberdaya tertentu,itu disebut cache miss.

cache squid

cache squid

Kemungkinan lain adalah bahwa sumberdaya yang uncachable.Cache server asal dapat dapat di konfigurasi dalam hal respon cache. Misalnya server cache disetting untuk object tertentu untuk tidak harus dicache, dapat digunakan kembali hanya dalam waktu tertentu dan sebagainya. Squid juga menggunakan beberapa heuristik internal yang menentukan apakah harus disimpan atau tidak disimpan.

Validasi cache adalah proses yang menjamin squid untuk tidak melayani data yang telah usang kepada client.Sebelum menggunakan kembali respon cache,squid melakukan validasi dengan server asal. Jika server menunjukkan bahwa salinan squid masih berlaku,maka data dikirim dari squid kepada klient.Squid umumnya melakukan validasi dengan menggunakan timestamps. Respon server asal biasanya berisi timestaps kapan terakhir dimodifikasi. Squid mengirimkan timestamps kembali ke server asal untuk menemukan sumber daya yang asli jika terjadi perubahan. Maka dapat disimpulkan timestamps adalah salah satu faktor penting dalam cache squid.

This entry was posted in Linux Server and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s