Sepatu dalam hubungannya dengan pendakian

sepatu

sepatu

Sepatu, berbicara sepatu dan alas kaki adalah tentang kenyamanan,perlindungan dan daya tahan. Memilih sepatu merupakan pilihan yang paling penting untuk para pendaki. Sepatu adalah komponen utama dalam pendakian karena pendaki pasti akan berjalan menelusuri jalanan pendakian atau mendaki puncak gunung. Sepatu bisa membuat seorang pendaki merasa nyaman dalam perjalanannya karena kakinya dilindungi oleh sepatu yang sesuai dengan kondisi pendakian atau malah dibuat tidak nyaman oleh sepatu yang pendaki pakai yang akhirnya menggagalkan rencana pendakian. Kalau saya ditanya “sepatu yang bagaimana yang bagus untuk pendakian?”, jawabnya adalah

“tergantung dari jenis pendakian yang bagaimana yang akan saya lakukan”.

Day Hiking (Pendakian sehari)

Jika hanya ingin menikmati suasana alam dan pegunungan yang membutuhkan 1 hari saja pendakian tanpa membawa banyak beban di ransel,hanya membawa beberapa makanan dan minum.sepatu yang ringan cocok untuk model pendakian seperti ini. Menggunakan sepatu ringan seperti sepatu cat atau sepatu olahraga memberikan kenyamanan pada saat pendakian karena beban yang dibawa tidak berat dan membutuhkan kecepatan dan flexibel pada saat pendakian.

Hiking/backpacking

Sepatu yang setingkat diatas sepatu cat atau sepatu olahraga atau bisa disebut sepatu outdoor akan memberikan banyak perlindungan dan manfaat untuk perjalanan antara 2-3 hari atau lebih untuk beban yang ringan atau sedang.

Extended Backpacking (Mountaineering)

Membutuhkan level yang terbaik dari segi perlindungan,manfaat dan daya tahan, biasanya identik dengan sepatu dengan beban yang berat. Sepatu untuk kegiatan ini harus mendukung untuk membawa beban lebih dari 50kg lebih (bervariasi tergantung model sepatu).

Sepatu Waterproof

Tidak kalah pentingnya adalah mengetahui kondisi pendakian apakah trek basah atau kering. Jika trek basah lebih baik dan lebih nyaman menggunakan sepatu yang waterproof untuk menjaga kaki tetap kering. Dan juga musim pada saat pendakian, apakah musim panas atau musim hujan.Perlu di ingat diatas ketinggian 2000m intensitas hujan pasti tinggi,lebih baik pada saat pendakian menggunakan sepatu yang waterproof untuk memberi kemanan dan kenyamanan pada saat pendakian.Sepatu waterproof menjaga kaki tetap kering dan bisa juga mencegah luka atau kerusakaan kulit karena kulit basah. Untuk di Indonesia sendiri, gunung untuk pendakian mayoritas adalah gunung dengan hutan tropis dimana curah hujan cukup tinggi, jadi sepatu waterproof sangat dibutuhkan disini.

Waterproof sendiri memiliki jenis yang diciptakan dengan kelebihan masing-masing:

1.Waterproof leather/sepatu kulit tahan air

sepatu kulit yang di modif dengan mengkombinasikan jahitan yang lebih sedikit,jahitan segel dan jahitan khusus untuk membantu menjaga sepati pendakian tetap kering, sepatu model ini mengandalkan kualitas dari pabrik,jika terdapat satu lubang kebocoran pada lubang jarum jahitan maka sepatu ini akan tetap basah ketika terkena air,jadi harus teliti saat membeli dan merawat sepatu ini dengan benar.

2. Waterproof breathable (bernapas)

Seperti produk Gore-tex atau produk yang serupa dibuat untuk kualitas sepatu waterproof yang terbaik yang menjaga kaki untuk tetap dalam keadaan kering. Biasanya memiliki lebih dari satu lapis sepatu,terdapat lapisan luar dan dalam,jika lapisan luar tidak dapat menahan air maka peran tersebut akan digantikan oleh lapisan dalam.

Untuk solusi lain meskipun tidak akan sebaik sepatu waterproof adalah menggunakan kaos kaki Gore-tex pada saat pendakian, Sedikit banyak akan membantu menjaga kaki akan tetap dalam keadaan kering.

Ukuran Sepatu

Sepatu yang baru dibeli,mungkin pada saat pertama dipakai akan terasa tidak nyaman. Pada saat membeli sepatu pendakian usahakan membeli ukuran yang sedikit lebih besar atau lebihkan 1 tingkat dari nomor sepatu yang biasa digunakan. Karena jenis kaos kaki untuk pendakian biasanya memiliki ketebalan yang lebih tebal. Cobalah sepatu yang baru dibeli untuk berjalan-jalan disekitar lingkungan untuk membiasakan kaki sebelum digunakan untuk pendakian yang sebenarnya. Dan setting sepatu agar pas dan enak pada saat dipakai untuk berjalan.

Mungkin sepatu pas dikaki dan enak dipakai pada saat jalan,jangan lupa pastikan bahwa jari-jari kaki tidak meringkuk tanpa rasa sakit.Jari-jari kaki harus memiliki ruang yang cukup untuk bergerak keatas kebawah dan memiliki ruang untuk maju kedepan sedikit sehingga tidak bersentuhan langsung dengan sepatu, hal ini mencegah rasa sakit pada saat kaki kesandung benda yang berat atau kesandung batu pada saat perjalanan pendakian, dan juga tidak menyebabkan rasa sakit pada saat menuruni lembah atau bukit. Perhatikan ruang pada tumit, pastikan pada saat sepatu dipakai tidak terlalu banyak bergerak dan terasa nyaman, agar tumit tidak lecet.

Untuk masalah dalam hal sepatu yang lain adalah daya tahan, istirahatkan barang sejenak beberapa hari ketika sepatu setelah dipakai perjalanan jauh atau perjalanan beberapa hari, agar sepatu tersebut tidak bekerja terlalu berat, sebelum dipakai kembali untuk perjalanan.

This entry was posted in Hiking and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s