Metode RAID pada linux server

RAID pada server dapat diatur dengan dua cara yaitu

1.RAID berbasis hardware
2.RAID berbasis software

Jika server memiliki kontrol hardware RAID ,maka harus membaca secara detail tentang dokumentasi kontroller tersebut. Setiap kontroller RAID berbeda-beda dan tidak bisa secara jelas menjelaskan bagaimana mensetting kontroller tersebut.

RAID

RAID


Jika server tidak memiliki kontrol hardware RAID, bisa menggunakan RAID berbasis software. RAID berbasis hardware dengan RAID berbasis software memiliki perbedaan dalam kinerja tapi memberikan solusi untuk tidak harus membeli hardware yang mendukung RAID. Ketika menggunakan RAID berbasis software terdapat 4 sebagai berikut

4 Metode RAID berbasis software

RAID 0

Metode ini dinamakan juga sebagai Stripping disk. Sebenarnya RAID 0 adalah metode menggabungkan 2 buah disk menjadi satu. Metode ini memberikan kinerja yang sangat baik untuk server karena memiliki 2 kontroller yang dapat menangani arus data secara bersamaan. Namun RAID 0 tidak di ciptakan untuk redudansi toleransi dan system fault. Jika array disalah satu RAID 0 rusak, maka data pada array tersebut tidak dapat diakses kembali.

RAID 1

RAID 1 berhubungan dengan mirroring disk, salah satu disk digunakan sebagai disk yang aktif/utama yang menangani semua I/O sedangkan disk yang lain digunakan sebagai disk cadangan. Segala sesuatu yang terjadi pada disk yang aktif /utama, demikian juga akan terjadi pada disk cadangan, jadi disk cadangan  memiliki data yang sama dengan disk utama. Karena itu jika disk yang sedang aktif mengalami kerusakan/gagal maka disk cadangan akan mengambil alih peran secara langsung. Metode ini memberikan rasa aman pada saat server bekerja, namun tidak pasti akan memberikan kinerja yang terbaik pada sebuah server. Jika berada dalam lingkungan dimana banyak file yang disimpan pada disk, sebaiknya tidak menggunakan RAID 1 atau bisa juga membuat array RAID 1 dengan menggunakan 2 kontroller untuk meningkatkan kecepatan penyimpanan pada RAID. Untuk volume penyimpanan yang sedikit sampai dengan  yang sedang dengan  menyimpan file secara statis, RAID 1 memberikan solusi yang baik untuk server.

RAID 10

Metode dari RAID 10 adalah yang terbaik untuk sekarang ini karena RAID 10 menggunakan metode RAID 0 dan RAID 1. Sehingga memiliki kinerja yang sangat baik dalam hal toleransi kesalahan pada waktu yang bersamaan.

RAID 5

Jika server digunakan untuk menyimpan file dalam jumlah yang lumayan besar, RAID 5 adalah metode yang cocok untuk hal tersebut. Untuk menerapkannya paling tidak membutuhkan minimal 3 disk. Ketika sebuah file disimpan pada disk,file tersebut disebar ke 2 disk dari 3 disk yang aktif dan disk yang ketiga digunakan untuk menyimpan informasi paritas untuk file yang disimpan tadi. Berdasarkan informasi paritas tadi, jika terdapat masalah dengan array RAID 5 pada salah satu disk, software RAID akan merekontruksi data dengan cara yang tercepat.Untuk meningkatkan kinerja agar optimal dalam RAID 5, informasi paritas disebar dalam array disk.Jadi terdapat disk yang khusus menyimpan tentang informasi paritas ini sehingga menambah kinerja semakin baik.

Pada awal array RAID, diperlukan beberapa mekanisme penyimpanan disk. Pada dasarnya terdapat 2 pilihan: menggunakan logikal volume atau menggunakan partisi tradisional. Khusus untuk volume data, sebaiknya menggunakan logikal partisi. Selain mudah untuk di resize juga mudah untuk di snapshot. Dengan menggunakan teknologi snapshot, membuat jauh lebih mudah untuk membuat file backup. Kebanyakan program backup memiliki problem dengan file backup, dengan menggunakan snapshot terdapat fitur freeze status dari volume disk yang memungkinkan untuk membuat backup apapun pada snapshot tersebut. Dengan menggunakan logikal partisi dapat membuat partisi sesuai dengan kebutuhan.

This entry was posted in Linux Server and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s