Istilah dalam Telekomunikasi

Pensinyalan (signaling)
Dalam rangka untuk membuat panggilan telepon yang sukses, protokol pensinyalan harus menyampaikan informasi tentang panggilan melalui sistem telepon untuk mengontrol rute dan mempertahankan panggilan. Informasi ini berisi misalnya jumlah panggilan dan sinyal yang mewakili kondisi tertentu seperti line bebas atau pelanggan tidak tersedia.

Ada tiga jenis sinyal:

1. Sinyal pengalamatan (Addressing signals) yang mewakili nomor yang dipanggil .
2. Sinyal Peringatan (Alerting signals) yang menunjukkan kepada pengguna akhir bahwa panggilan telah tiba(masuk) dan
3. Sinyal Pengawasan (Supervisory signals) yang menunjukkan ke pemanggil apakah line bebas, telepon berdering pada sisi lain dan untuk pertukaran apakah handset pemanggil off-hook atau on-hook

Pada sistem lama (sebelum pertengahan – 70an ) pensinyalan ini dilakukan melaui level tegangan dan pulsa atau nada yang mewakili informasi yang diperlukan, menggunakan saluran yang sama sebagai komunikasi suara yang sesungguhnya. Hal ini disebut sebagai in- band signaling, sebuah proses yang berjalan lambat dan cukup banyak sampah pada kapasitas jaringan. Karena keterbatasan in- band signaling, common channel signaling ( CCS ) ini diperkenalkan. Di sini sinyal berlangsung pada sebuah jaringan sinyal yang terpisah. CCS saat ini menjadi standar ITU Signaling System 7 ( SS # 7).

Sirkuit

Dalam telekomunikasi, sebuah sirkuit elektronik adalah jalur fisik yang membawa informasi elektronik, berupa suara atau data, baik dalam format digital atau analog, antara dua titik.

Saluran (channel)

Saluran mengacu pada jalur ‘logis’ transmisi. Sebagai contoh, sebuah stasiun radio tertentu dialokasikan sebuah saluran FM, berpusat pada frekuensi tertentu 94,5 MHz. Menggunakan teknik multiplexing seperti frekuensi division multiplexing ( FDM ), jalur transmisi yaitu beberapa saluran (berdasarkan frekuensi yang berbeda ) dapat terjadi pada lintas media tunggal dan dialokasikan untuk pengguna yang berbeda.

Line

Sebuah Line adalah sambungan telepon antara pengguna dan titik pertukaran diatur oleh operator telekomunikasi.

Trunk

Dalam telekomunikasi, kelompok kabel yang membentuk jalan utama antara dua stasiun switching dikenal sebagai Trunk. Dengan demikian, menangani volume besar dari lalu lintas.

Bandwidth

Kuantitas informasi saluran bisa disampaikan dalam suatu periode tertentu ditentukan oleh kemampuannya untuk menangani laju perubahan sinyal, yaitu frekuensi. Frekuensi dari sinyal analog bervariasi antara minimum dan nilai maksimum dan perbedaan antara dua frekuensi adalah bandwidth dari sinyal itu. Bandwidth dari saluran analog adalah perbedaan antara frekuensi tertinggi dan terendah yang dapat dipercaya ditransmisikan melalui saluran tersebut. Bandwidth biasanya ditentukan dalam bentuk frekuensi tersebut di mana sinyal turun menjadi separuh energi (atau 0,707 dari tegangan ) dibandingkan dengan band frekuensi menengah, disebut sebagai – 3dB poin. Dalam hal ini bandwidth dikenal sebagai – 3dB bandwidth.

channel bandwidth

channel bandwidth

Sinyal digital terdiri dari sejumlah besar komponen frekuensi, melainkan hanya Sinyal digital yang berada dalam bandwidth dari saluran akan dapat diterima. Itu berarti bahwa semakin besar bandwidth dari saluran, semakin tinggi transfer data rate yang didapat dan komponen frekuensi lebih tinggi dari sinyal digital yang dapat diangkut, dan sehingga reproduksilebih akurat dari sinyal yang ditransmisikan yang dapat diterima.

Pengaruh saluran bandwidth pada sinyal digital

Pengaruh saluran bandwidth pada sinyal digital

Kapasitas saluran (Channel capacity)

Kapasitas saluran (Channel capacity) yaitu kecepatan transfer data maksimum dari saluran transmisi, dapat ditentukan dari bandwidth, dengan menggunakan rumus berikut yang ditemukan oleh Shannon.

 C = 2B log2M bps 

di mana C adalah kapasitas saluran, B bandwidth saluran dalam Hertz dan M tingkat diskrit digunakan untuk setiap elemen sinyal. Dalam kasus khusus di mana hanya dua tingkat, ‘ ON ‘ dan ‘ OFF ‘ atau ‘ TINGGI ‘ dan ‘ RENDAH ‘ digunakan ( biner ), M = 2. Jadi C = 2B log2 2 tetapi log2 2 = 1, karena C = 2B. Sebagai contoh, kecepatan transfer data maksimum untuk saluran PSTN bandwidth 3200 Hz membawa sinyal biner secara teoritis akan menjadi 2 x 3200 = 6400 bps. Dalam praktek, angka ini sebagian besar dikurangi oleh faktor-faktor lain seperti kehadiran noise pada saluran sekitar 4800 bps.

This entry was posted in Telekomunikasi, Tutorial and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s