Spreading Rate 1 dan Spreading Rate 3

Spreading Rate 1 juga dikenal sebagai ” 1x “  dari IS -2000. Spreading Rate 1 dengan definisi menggunakan satu kali laju chip IS -95 ( yaitu, 1.2288Mcps ). Lihat Gambar Selain itu, standar IS -2000 juga didukung – port Spreading Rate 3 ( juga dikenal sebagai ” 3x ” ). Spreading Rate 3 adalah digunakan ketika menginginkan tingkat data yang lebih tinggi. Spreading Rate 3 memiliki dua pilihan pelaksanaan: direct spread ( DS ) atau multicarrier ( MC ).

Pada forward link, Spreading Rate 3 menggunakan opsi MC dengan memanfaatkan tiga operator RF yang terpisah, masing-masing spreading menggunakan chip rate 1.2288Mcps. Dalam hal ini, data pengguna dimultiplexdengan  ke tiga operator RF yang terpisah, diterima oleh mobile. Pada reverse link, Spreading Rate 3 menggunakan opsi DS. Opsi DS memungkinkan mobile untuk langsung menyebarkan data melalui bandwidth yang lebih luas menggunakan chip rate 3,6864 Mcps. Lihat Gambar Untuk menyelaraskan dengan sistem 3G lainnya seperti UMTS, Spreading Rate 3 dapat memiliki  625 kHz of guard band 625 kHz pada setiap sisi sehingga bandwidth total RF 5 MHz.

spreading rate 1

spreading rate 1

Ponsel juga dapat menerima Spreading Rate 3 dan mengirimkan pada Spreading Rate 1. Lihat Gambar Susunan tertentu mengambil keuntungan dari fakta bahwa data rate yang diperlukan untuk downstreaming biasanya lebih tinggi daripada yang dibutuhkan untuk upstreaming.

spreading rate 3

spreading rate 3

Pilihan bandwidth yang lebih luas seperti 6x, 9x, dan 12x berada di bawah pertimbangan untuk aplikasi tingkat data lebih tinggi.

spreading rate 3 dan  spreading rate 1

spreading rate 3 dan spreading rate 1

Maksud awal dari standar  IS -2000 adalah untuk mengembangkan secara progresif ke tingkat data yang lebih tinggi menggunakan bandwidth yang lebih luas ( yaitu, 3x… 12x ). Namun, tren saat ini tampaknya menjadi salah satu dari penggelaran solusi data rate yang tinggi yang menggunakan bandwidth 1.25MHz ( misalnya, 1xEV -DO ). Ada beberapa keuntungan menggunakan solusi seperti 1xEV -DO, salah satunya adalah bahwa operator nirkabel dapat mengukir operator 1.25MHz didedikasikan untuk dipilih dan dioptimalkan untuk data tingkat tinggi.

This entry was posted in Telekomunikasi, Tutorial and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s