Teknik Multiple Acces

Teknik Multiple Acces
Gambar 1, Teknik Multiple Acces

Karena spektrum radio jumlahnya terbatas yang dialokasikan untuk sistem nirkabel, industri telekomunikasi mengembangkan teknik Multiple Acces untuk mengizinkan beberapa pengguna untuk berbagi saluran komunikasi yang tersedia secara efisien.

Teknik multiple acces yang paling umum adalah :

– Frequency Division multiple acces ( FDMA ):

fdma
Gambar 3, FDMA

Mengalokasikan sejumlah bandwidth diskrit untuk tiap user. Dalam sebuah sistem FDMA, bidang waktu – frekuensi dibagi menjadi  katakanlah saluran frekuensi  diskrit M, yang berdampingan sepanjang sumbu frekuensi seperti yang digambarkan dalam Gambar 3 . Selama waktu tertentu, pengguna mengirimkan energi sinyal pada salah satu kanal frekuensi dengan siklus 100 %.

Frequency-Division Multiple Access
Gambar 3, Frequency-Division Multiple Access

– Time Division multiple acces ( TDMA ):

tdma

Gambar 4, TDMA

Mengalokasikan slot waktu yang unik untuk setiap user, yaitu, setiap pengguna memiliki satu set interval waktu tertentu untuk mengirimkan informasi (data / suara).  Dalam sistem TDMA, bidang waktu – frekuensi dibagi menjadi timeslots diskrit M , berdampingan sepanjang sumbu waktu seperti yang ditunjukkan pada Gambar 5. Selama waktu tertentu, pengguna mengirimkan energi sinyal di salah satu timeslots dengan siklus rendah.

Time-Division Multiple Access

Gambar 5, Time-Division Multiple Access

-Code Division multiple acces ( CDMA ):

cdma

Gambar 6, CDMA

Dalam sistem CDMA, energi sinyal terus didistribusikan ke seluruh bidang waktu – frekuensi. Dalam skema ini, bidang frekuensi-waktu tidak dibagi di antara pelanggan, seperti yang dilakukan dalam sistem FDMA dan TDMA. Sebaliknya, setiap pelanggan menggunakan sinyal kode gelombang wideband   seperti yang diilustrasikan dalam Gambar 7.

Code-Division Multiple Access

Gambar 7, Code-Division Multiple Access

CDMA diciptakan untuk menyediakan komunikasi yang aman dan sistem navigasi untuk aplikasi militer, sehingga mempromosikan pengembangan teknologi Spread Spectrum ( SS ).

Tujuan dari Code Division multiple acces ( CDMA )

– Beberapa akses melalui frekuensi pembawa tunggal (single carrier).
– Mereduksi Interferensi.
1. Multipath:
Pengurangan efek yang tidak diinginkan dari versi yang tertunda dari sinyal yang sampai pada penerima secara bersamaan melalui jalan yang berbeda, sehingga menyebabkan interferensi diri sendiri dan saling interferensi.
2. Intra-sistem:
Minimalisasi gangguan yang disebabkan oleh sebuah base station yang berbeda atau terminal mobile milik sistem yang sama.
3. Eksternal:
Pengurangan gangguan operasi jaringan yang disebabkan oleh agen eksternal ( Jammers misalnya ).

– Privasi
1. Antara pengguna:
informasi yang dikirimkan dalam jaringan hanya dapat ditujujukan untuk penerima yang dimaksud.
2. Intersepsi:
Penerima tidak sah tidak dapat menangkap bentuk gelombang dan informasi yang dikirimkan / diterima dalam jaringan.

This entry was posted in Telekomunikasi, Tutorial and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s