Konsep Seluler

Pada awalnya, sistem mobile yang dikembangkan jauh terlebih dahulu seperti radio atau televisi ( yaitu, daerah yang luas di cover dengan memasang sebuah pemancar berdaya tinggi pada sebuah menara yang terletak di titik tertinggi di daerah tersebut ). Sebuah pemancar berdaya tinggi pada sistem radio bergerak memberikan jangkauan daerah tertentu dengan sejumlah kecil percakapan yang secara simultan bergantung pada jumlah saluran Nc. Sistem tersebut juga ditandai dengan kurangnya handoff.

Untuk meningkatkan jumlah percakapan secara simultan, area besar ini dapat dibagi menjadi daerah kecil  dalam beberapa jumlah yang banyak  (Na). Setiap daerah kecil yang disebut sel. Untuk mengcover sel, sebuah pemancar berdaya rendah diperlukan. Jika setiap sel menggunakan frekuensi sama yang tersedia untuk area yang luas, dan bandwidth yang tersedia dibagi menjadi dalam beberapa jumlah saluran (Nc), maka bukan tidak mungkin percakapan Nc secara simultan untuk area yang luas dapat dilakukan , akan ada percakapan Nc  secara simultan untuk setiap sel.Jadi, sekarang  Na dan Nc bisa melakukan percakapan secara simultan pada seluruh area yang luas jika dibandingkan dengan hanya Nc saja.

Ide untuk menggunakan frekuensi yang sama pada semua sel tidak akan bekerja karena interferensi antara terminal mobile yang beroperasi pada channel yang sama dalam sel yang berdekatan. Oleh karena itu, frekuensi yang sama tidak dapat digunakan dalam setiap sel, dan perlu untuk melompati beberapa sel sebelum frekuensi yang sama digunakan. Konsep selular diilustrasikan dalam gambar dibawah.

konsep seluler

konsep seluler

Oleh karena itu , konsep selular adalah sistem nirkabel yang dirancang dengan membagi area besar menjadi beberapa sel kecil, mengganti sebuah pemancar berdaya tinggi pada daerah yang luas/besar dengan sebuah pemancar tunggal berdaya rendah dalam setiap sel, dan menggunakan kembali frekuensi sel ke sel lain setelah melompati beberapa sel. Dengan demikian, bandwidth terbatas digunakan kembali dalam sel yang jauh, menyebabkan perkalian hampir tak terbatas dari frekuensi yang tersedia.

Elemen desain utama yang dianggap efisien dalam pemanfaatan frekuensi yang tersedia adalah menggunakan kembali frekuensi (frequency reuse) , cochannel interference,  carrier-to-interference ratio, mekanisme handover/handoff , dan pemisahan sel (cell splitting).

This entry was posted in Telekomunikasi, Tutorial and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s