Prinsip operasi telepon

Secara umum semua sistem komunikasi, operasi telepon memerlukan pemancar, media transmisi dan penerima. Dalam telepon, pemancar digunakan untuk mengubah gelombang suara menjadi arus listrik yang bervariasi dalam korespondensi perubahan dalam gelombang suara. Media transmisi adalah sebuah line yang membawa arus listrik menuju lokasi yang jauh, sedangkan fungsi dari penerima adalah untuk mengkonversi arus kembali menjadi gelombang suara.

rangkaian telepon satu arah yang disederhanakan

Gambar 1, rangkaian telepon satu arah yang disederhanakan

Gambar 1 mengilustrasikan sebuah rangkaian telepon satu arah yang disederhanakan. Gelombang suara dari pembicara dari diafragma, menyebabkan ia bergetar. Sebagai diafragma bergetar, meningkatkan atau mengurangi kepadatan butiran karbon yang berfungsi sebagai variabel tingkat resistensi terhadap aliran arus yang disuplai oleh baterai. Saat densitas butiran menurun, resistensi terhadap aliran arus melalui butiran meningkat. Ketika kepadatan butiran meningkat, resistansi terhadap aliran arus melalui butiran menurun. Karena gulungan primer dari kumparan induksi dihubungkan secara seri dengan butiran karbon dan baterai, arus mengalir melalui gulungan primer . Hal tersebut menciptakan medan elektromagnetik yang bervariasi pada gulungan primer, yang menginduksi arus yang bervariasi melalui gulungan sekunder yang ditempatkan pada saluran transmisi. Setelah ditempatkan pada saluran transmisi, arus mengalir ke penerima pada ujung yang jauh.

Penerima terdiri dari tiga bagian utama yaitu magnet, besi diafragma dan Kumparan suara. Kumparan suara adalah dililitkan di sekitar kutub magnet yang diposisikan dekat dengan diafragma diilustrasikan pada sisi kiri dari Gambar 1.

Arus yang mengalir melalui saluran transmisi diterapkan pada kumparan suara penerima pada ujung yang jauh, menyebabkan medan elektromagnetik timbul pada sekitar kumparan yang bervariasi dalam hubungannya dengan intensitas suara yang diterapkan pada pemancar. Medan yang fluktuatif tersebut menyebabkan diafragma besi bergetar, yang bekerja pada udara sebelahnya. Tindakan ini mengakibatkan reaksi dari suara yang dihasilkan pada ujung rangkaian.

Telepon dilengkapi dengan sebuah dering. Dering awalnya terdiri dari satu atau dua gong yang dipukul oleh sebuah genta. Pada telepon yang lebih modern, gong dan genta dari nada dering telah digantikan oleh sirkuit elektronik yang menghasilkan sinyal tanda yang aquivalent dengan gong dan genta tersebut.

This entry was posted in Telekomunikasi, Tutorial and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s