Frekuensi Reuse

Struktur seluler diperkenalkan karena masalah pada kapasitas sistem komunikasi mobile. Dalam sebuah sistem radio selular, daerah yang dicakup oleh sistem mobile radio dibagi ke dalam sel. Secara teori, sel-sel dianggap heksagonal, tetapi dalam praktiknya sel-sel tersebut kurang teratur dalam bentuk. Setiap sel berisi base station, yang terhubung ke mobile switching center ( MSC ). MSC ini terhubung ke sistem telekomunikasi fixed public switched telephone network ( PSTN ). MSC berfungsi sebagai koordinator pusat dan pengontrol untuk sistem radio selular dan sebagai antarmuka antara mobile dan PSTN. Pengguna radio selular dalam mobil atau kereta api atau dalam perjalanan menggunakan handphone, memanggil nomor, dan segera dapat berbicara dengan orang yang dihubungi.

Setiap sel diberikan bagian dari spektrum frekuensi yang tersedia. Sistem radio selular menawarkan kemungkinan menggunakan bagian yang sama dari spektrum frekuensi tersebut lebih dari sekali. Ini disebut frekuensi reused. Sel-sel dengan frekuensi saluran identik (yaitu, bagian yang sama dari spektrum frekuensi) disebut sel cochannel. Sel-sel cochannel harus cukup dipisahkan untuk menghindari gangguan. Jarak antara sel-sel cochannel dicapai dengan penbuatan dari sekelompok sel. Sel-sel dengan nomor identik menggunakan bagian yang sama dari spektrum frekuensi. Jumlah saluran dilambangkan dengan Ntc dalam sistem radio selular

 Ntc = Nr Nc C 

Dimana Nr adalah jumlah beberapa cluster yang telah direplikasi dalam sistem, Nc adalah jumlah saluran dalam sel, dan C adalah ukuran cluster (jumlah sel di dalam cluster).

Hal ini tidak mungkin untuk memilih nilai dari ukuran cluster. Ukuran cluster ditentukan oleh

 C = i2 + ij + j2 

dimana i dan j adalah bilangan bulat nonnegatif. Jadi ada hanya dapat dipilih nilai C.

 C = 3,4,7,9,12,13,... 
jarak normal reuse

Gambar 1, jarak normal reuse

Ukuran cluster dapat dipilih dan menentukan jumlah frekuensi reuse dalam area tertentu. Parameter desain penting yang menunjukkan jumlah frekuensi reuse di daerah tertentu disebut jarak normal reuse. jarak normal reuse Ru, didefinisikan sebagai rasio dari jarak reuse D, antara pusat sel cochannel terdekat dan radius sel R, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 1.

 Ru = D/R 

C dan D dapat dikaitkan

 C = D2 = i2 + j2 − 2ij cos (120°) = i2 + ij + j2 

menunjukkan bagaimana sel dengan nomor yang identik menggunakan bagian yang sama dari spektrum frekuensi

 R = 1/√3 
panjang Cluster

Gambar 2, panjang Cluster

Dengan demikian, hubungan antara R dan Cu diperoleh menggunakan

 Ru = √3C

Kemudian

 C = Ru2 / 3 
This entry was posted in Telekomunikasi, Tutorial and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s