Tips membeli kamera bekas/second

Cek Sensor kamera

Salah satu kunci yang harus dicek pertama kali yaitu memastikan tidak adanya kerusakan pada sensor. Untuk memeriksanya adalah dengan membidik/mengambil gambar pada dinding yang bersih/kosong kemudian memerika hasil gambar apakah ada tanda-tanda yang seharusnya tidak ada.Jika bisa, buka langsung kamera sehingga dapat memeriksa sensor secara langsung. Jika terdapat sedikit kotoran pada sensor diharapkan bisa dibersihkan dengan cleaning kit dan pastikan tidak ada tanda goresan.

Pastikan jumlah shutter count kamera

Seperti saat membeli mobil, menghindari mobil yang telah memiliki jarak tempuh yang sudah tinggi, sama seperti shutter kamera juga memiliki sejumlah  shutter yang menjadi perhatian sebelum membeli kamera yang sudah second. Mungkin beberapa perangkat atau beberapa bagian sudah ada yang harus diganti. Kebanyakan kamera yang dalam kondisi baik atau bagus akan bisa memiliki jumlah maximal shutter 150,000 , sementara untuk bodi yang pro idealnya bisa sampai 300.000, Usahakan untuk kamera bekas atau second tersebut memiliki jumlah shutter kurang dari 50.000,yang akan memberikan kesempatan atau sisa yang lebih banyak sebelum mencapai shutter maximal, kamera dikatakan dalam kondisi mint  memiliki jumlah shutter di bawah 10.000.

shutter count kamera

shutter count kamera

Untuk mengetahui jumlah shutter jangan hanya mengandalkan nomor pada penamaan pada file. Karena untuk nomor penamaan pada file mudah direset. Sebagai gantinya, dapat mencoba ke www.myshuttercount.com yang dapat upload gambar (JPEG adalah bentuk terbaik , meskipun file RAW juga diterima), dan itu bisa untuk menghitung jumlah shutter pada kamera. Adapun software yang lain untuk membaca data EXIF selain diatas, bahkan memiliki analisis yang lebih mendalam , seperti Opanda IEXIF.

Exterior Marking

Jika kamera terlihat bagus dan baik,harus ada tanda-tanda minimal pada pemakaian/penggunaan. Cek beberapa bagian disina-sini untuk memastikan tidak ada tanda-tanda yang aneh pada kamera, sementara itu pegangan karet pada kamera biasanya kendor atau tidak kencang adalah hal yang paling sering ditemukan, jangan lupa juga untuk mengeceknya. Jika melihat lekukan atau penyok yang serius pada bodi kamera, hal itu menunjukkan kerusakan yang serius yang dapat merusak internal kamera.

Box dan aksesoris

Pastikan kamera dilengkapi dengan semua aksesoris yang diperlukan. Seperti charger,leads dan software adalah bagian kunci yang harus disertakan. Sementara untuk box, jika terdapat box anggap saja itu adalah sebuah bonus.

This entry was posted in Photography and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s