Drive Test Pada Jaringan CDMA

Pengenalan Drive Test (DT)

Drive test adalah metode utama dalam optimasi jaringan CDMA. DT ( drive test ) adalah metode yang menggunakan MS yang bergerak pada rute tertentu dari cakupan area yang ada dan mencatat data kinerja dan posisi. Analisa data DT (drive test) menggunakan perangkat lunak yang terkait untuk memberikan analisadata DT (drive test) dan memberikan penilaian untuk kualitas jaringan dalam cakupan yang telah terekam, juga memberikan solusi atau skema lain untuk peningkatan kualitas jaringan.

Fitur dan Cara Menganalisa Drive Test (DT)

Keuntungan

Dengan Drive Test (DT) dapat diketahui area coverage (daerah cakupan sinyal) dan kualitas jaringan secara keseluruhan. Perangkat lunak untuk menganalisis hasil Drive Test (DT), dapat memberikan hasil statistik kualitas area yang tercover dan ini dapat digunakan untuk menilai apakah area coverage telah sesuai dengan network planning dan pasar yang akan disasar.

Dengan perangkat lunak yang mengolah hasil Drive Test (DT) , di mana terdapat informasi yang sangat jelas perihal mana kualitas cakupan yang baik dan mana kualitas cakupan yang buruk. Hal ini dapat membantu engineer untuk menyesuaikan skema kerja untuk seluruh jaringan. Drive Test (DT) dapat merekam keadaan sinyal secara real dan informasi geografis untuk semua event (origination, handoff, drop calls). Hal tersebut akan sangat membantu untuk menganalisa event problem yang terjadi.

Dalam pengujian Drive Test (DT), fitur geografis dan perangkat transmisi dapat diamati secara real , hal ini sangat membantu untuk memberikan penilaian untuk sebuah masalah. Sesuai pengujian Drive Test (DT), optimization engineer dapat melihat apa yang dirasakan dan yang dialami oleh pelanggan di lapangan dan bisa mendapatkan informasi untuk menemukan penyebab masalahnya.

Kerugian

– Absen dari data trafik statistik OMC.
– Terbatas pada sisi wireless untuk menganalisis.

Persiapan Drive Test

Peralatan Drive Test

Untuk uji Drive Test voice dan data , peralatan yang diperlukan ditampilkan dalam tabel.

Daftar Peralatan yang Diperlukan  dalam Drive Test

Daftar Peralatan yang Diperlukan dalam Drive Test


[box type=”info”]

Catatan:
– Perangkat lunak untuk Drive Test adalah TEMS Investigation, TEMS CDMA, Nemo Outdoor,ZXPOS CNT1, Genex Probe, AGilent, dll,  perangkat lunak untuk menganalisa data adalah ZXPOS CNA1, Nemo Analyzer, Actix dll.
– Dalam Drive Test data , Pengujian melalui ponsel dan data card harus dipilih salah satu, dan konfirmasi juga untuk bisa mendapatkan kecepatan data yang sesuai. Biasanya lebih baik untuk menggunakan data card.
– Dalam Drive Test data sesuaikan dengan kebutuhan operator , download FTP dan upload, atau software yang sesuai dan cocok. Perhatian pilih FTP server yang sesuai untuk tes download FTP.

[/box]

Klasisfikasi Drive Test

1. Drive Test voice: Ini termasuk kualitas coverage , kualitas origination ; drop call , kualitas panggilan dan handoff.
2. Drive Test Data: Ini mencakup rata-rata kecepatan transmisi data ; forward dan reverse rata-rata kecepatan transmisi data.

Klasisfikasi Metode Drive Test

1. Merujuk dari informasi beban, dapat dibagi untuk “test dengan beban ” dan “test tanpa beban“.
2. Merujuk dari call holding time , dapat dibagi untuk “long call test” dan “sequence call test“.

Pengujian dengan beban dan tanpa beban

Evaluasi test dapat diimplementasikan dalam salah satu dari tiga metode pembebanan : busy hour, unloaded (light load) hour atau loaded hour.

Tes pada busy hour (jam sibuk), berarti tes dilaksanakan ketika trafik jaringan saat itu adalah yang tersibuk. Tes ini cocok untuk jaringan yang telah lama beroperasi untuk beberapa periode dan dapat memfasilitasi dan mencari tahu permasalahan yang ada dalam jaringan .

Unloaded (beban ringan),tes ini diimplementasikan ketika tidak ada pengguna atau pengguna dalam jumlah yang kecil. Untuk jaringan yang belum mengalami alokasi nomor dalam skala yang besar , tes dapat dilaksanakan pada periode normal. Tapi untuk jaringan yang telah mengalami alokasi nomor dalam skala jumlah yang besar, tes hanya dapat dilakukan pada tengah malam ketika trafik yang kecil .

Tes Loaded, memeriksa kinerja jaringan dengan mensimulasikan kondisi pembebanan yang tetap melalui penambahan beban dalam link forward dan reverse. Pada forward link, mensimulasikan beban trafik dengan memanfaatkan orthogonal channel noise simulator (OCNS), dalam reverse link, menerapkan sinyal attenuator untuk mensimulasikan beban. Untuk jaringan yang tidak mengalami alokasi skala jumlah yang besar, tes dapat diimplementasikan dalam periode trafik normal. Sedangkan untuk jaringan dengan alokasi jumlah skala besar , menjalankan tes hanya dapat dilakukan pada tengah malam ketika trafik yang kecil, yang dapat secara akurat mensimulasikan beban dan pada sisi lain dapat mengurangi pengaruh tes yang berpengaruh pada pelanggan.

Loading OCNS forward, hanya dapat mencerminkan kinerja jaringan pada sisi wireless, sementara itu tidak dapat mencerminkan kemampuan pengolahan sistem. Metode pembebanan terbaik untuk reverse adalah dengan menggunakan noise simulator untuk menambahkan suara pada akhir penerimaan dari base station. Namun, karena sulit untuk menambahkan simulator suara untuk setiap base station, beban reverse ditambahkan melalui reverse load simulator.

Reverse Loading Simulation

Reverse Loading Simulation

Untuk jaringan yang telah beroperasi selama satu periode, tes umumnya diadopsi pada busy hour (jam sibuk).Dan tes unloaded and loaded dilakukan oleh jaringan yang baru dibangun atau baru berdiri.

Long call test dan sequence call test

1.Voice test
Pengujian berupa long- time call secara terus menerus, call holding time diatur menjadi nilai maksimum dan automatic recall akan dilakukan ketika terjadi sebuah drop call. Jenis panggilan tersebut dalam jumlah yang sedikit dan baik dalam implementasi pengetesan kinerja sistem handoff. Tes ini dapat digunakan untuk beberapa parameter seperti coverage ratio, call drop rate, handoff success rate, handoff zone rate, dll.

Dalam tes sequence calling pengaturan call setting-up time, call holding time dan call interval masing-masing ditetapkan dengan nilai-nilai yang tetap, dan originated call secara berkala untuk menguji kinerja jaringan. Uji berkala dapat lebih mencerminkan kemampuan sistem pengolahan dan hasil uji lebih dekat dengan situasi pengguna yang sebenarnya. Hal ini dapat digunakan untuk menguji parameter seperti call completion rate, paging response, call drop rate, dll.

2.Data test
Merujuk pada jenis layanan, dapat diatur dengan panggilan secara periodik atau long- time call secara terus menerus. Umumnya, yang pertama digunakan dalam pengujian call completion rate layanan data, sedangkan yang kedua adalah untuk menguji item seperti throughput data pelanggan tunggal dan sektor sinyal, handoff layanan data, dll dan durasi panggilan tertentu dapat bervariasi dengan item penguji.

Memilih Rute Drive Test

Merujuk untuk test area, Drive Test dapat dibagi untuk menguji Drive Test urban (perkotaan) dan Drive Test main road (jalan utama).

Drive Test urban (perkotaan) digunakan untuk mendapatkan performa jaringan di daerah perkotaan.
Drive Test main road (jalan utama) digunakan untuk mendapatkan performa jaringan di jalan utama , kereta api, dan jalur air.

Merujuk untuk test jangkauan, Drive Test dapat dibagi ke Drive Test seluruh area dan Drive Tes bagian area.

Drive Test seluruh area digunakan untuk mendapatkan untuk mengetahui kinerja seluruh jaringan.
Drive Tes bagian area digunakan dalam bidang tertentu untuk satu masalah.

Prinsip membuat Rute Drive Test:
– Jalur tes harus berada dalam kisaran jangkauan dan menghindari untuk mengulangi peregangan yang sama.
– Untuk BTS yang cakupan terhubung ke repeater , rute test harus melintasi daerah cakupan yang terkait untuk memeriksa kinerja handoff.
– Untuk daerah overlap BSC, rute test harus menyeberangi dua BSC untuk memeriksa handoff antara dua BSC.
– Untuk single carrier dan multiple carrier jaringan kombinasi, rute test untuk handoff carrier harus pindah ke daerah single carrier dari daerah multiple carrier dan MS harus menggunakan non-fundamental carrier; Rute tes cakupan area single carrier sama seperti sebelumnya .

Merujuk perancangan, rute test dapat digambar atau dicetak dalam peta. Drive Test Engineer dan sopir harus berkomunikasi untuk menjelaskan rute yang akan dilalui dan kecepatan mengemudi yang baik yaitu dengan kecepatan (30~50 km / jam).

This entry was posted in CDMA, Telekomunikasi and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s