Analisa dan Optimasi Drive Test jaringan CDMA

Analisa Drive Test dalam hal coverage

Sesuai hasil Drive Test, data berikut bisa didapat dan dapat digunakan sebagai parameter coverage performance:

– Strongest pilot strength (Ec/Io dB).
– MS Rx power (dBm): total power yang diterima oleh MS dalam bandwidth 1.23MHz termasuk interferensi.
– MS Tx power (dBm): transmisi power MS dalam panggilan atau akses statate.
– MS Tx-Adj (dB)MS adjustment parameter dalam mentransmisikan power.

  • Untuk sistem 800MHz, TxPwr = -73 – RxPwr + Tx-Adj
  • Untuk sistem 1,9 GHz , TxPwr = -76 – RxPwr + Tx-Adj.

– F- FER (%): Forward frame error rate

Bagaimana mengevaluasi coverage performance jaringan dengan data Drive Test

Menganalisa single Index

1. MS received power (RxPwrdBm)

MS received power adalah satu indeks untuk mengukur kedalaman forward link coverage .sensitivitas yang diterima MS yaitu -105 dBm, tetapkan margin coverage 5dB setiap sisinya , untuk data perangkat Drive Test harus memenuhi persyaratan berikut:
– Rx Power > -100dBm adalah range untuk coverage di luar ruangan.
– Rx Power > -85dBm adalah range untuk coverage di dalam ruangan.
– Rx Power > -80dBm adalah range untuk coverage di dalam ruangan yang padat.

2. MS transmitting power (TxPwrdBm)

MS transmitting power adalah salah satu indeks untuk mengukur kedalaman reverse link coverage.Tx power maksimum MS 23dBm, tetapkan margin coverage 5dB setiap sisinya, untuk data perangkat Drive Test harus memenuhi persyaratan berikut:
– Tx Power < 18dBm adalah range untuk coverage di luar ruangan.
– Tx Power < 3dBm adalah range untuk coverage di dalam ruangan.
– Tx Power < -2dBm adalah range untuk coverage di dalam ruangan yang padat.

3. Strongest pilot (Ec/IodB)

Pilot Ec/Io adalah salah satu indeks penting untuk mengukur kinerja forward link coverage . Biasanya cell threshold >-15dB. Untuk menjamin demodulasi yang baik , maximum pilot threshold yang diperlukan >-13dB. Pilot power ratio biasanya tidak dapat diubah.

4.MS (Tx-AdjdB)

Tx_Adj menggambarkan closed-loop power control adjustment. Biasanya, range untuk Tx_Adj harus 0 ~ -10dBm. Terlalu tinggi atau terlalu rendah nilai Tx_Adj semuanya adalah fenomena abnormal dan menunjukkan forward dan reverse yang tidak berimbang. Tx_Adj terlalu rendah menunjukkan reverse link lebih baik daripada forward link, atau reverse link initial power terlalu tinggi, Tx_Adj terlalu tinggi menunjukkan forward link lebih baik daripada reverse link, atau dengan kata lain ada interferensi reverse link .

4.Forward frame error rate (Fwd FER %)

Forward FER mencerminkan forward link coverage yang terintegrasi. Dalam sistem CDMA, FER yang ideal adalah sekitar 1% untuk layanan suara 8K. Untuk layanan data FER dapat sedikit lebih tinggi. Nilai FER dapat disesuaikan dengan kebutuhan dari operator. Untuk layanan suara, FER yang meningkat akan menyebabkan kualitas suara yang buruk. Dalam cakupan area daerah pinggir, karena sinyal yang buruk, FER mungkin tinggi.

Analisa Gabungan:

Gunakan Tx, Rx dan Ec/Io untuk mengevaluasi coverage ratio :

Drive Test Urban (Perkotaan):

Menghitung hasil rata-rata data test dalam perhitungan bin 0.1km*0.1km dan mendapatkan rata-rata Tx, Rx dan strongest Ec/Io. Catat rasio Bin total, untuk kualitas yang baik sebagai berikut Tx=-85dBm dan Ec/Io >-12dB secara bersamaan, yaitu rasio cakupan yang terintegrasi.

Drive Test main road (jalan utama):

Secara langsung menggunakan data test untuk menghitung rasio: Tx=85dBm dan Ec/Io >-12dB , kemudian menggabungkannya untuk mendapatkan rasio cakupan yang terintegrasi.

Catatan:

Indeks-indeks kinerja di atas tidak tetap, dalam praktiknya semuanya itu dibahas dan diputuskan oleh operator yang bersangkutan.

Metode optimasi yang populer untuk meningkatkan coverage:

1. Sesuaikan azimut, down tilt, tinggi antena.
2. Ganti jenis antena dan menyesuaikan gain antena , beam width, adopsi electric-down tilt antena.
3. Sesuaikan Power cell.
4. Membersihkan interferensi external
5. Tambahkan BTS baru atau radio-remote station atau repeater.
6. Tambahkan sistem distribusi dalam ruangan
7. Pindahkan BTS dan menyesuaikan struktur topologi jaringan.

This entry was posted in CDMA, Telekomunikasi and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s