Analisa data drive test Call Drop pada sistem CDMA

Call drop adalah gangguan panggilan dan hal itu disebabkan oleh BTS atau MS melepaskan traffic channel tanpa seizin pengguna.

Mekanisme Call Drop

Sistem jaringan CDMA adalah sistem closed-loop, link sinyal closed-loop sangat diperlukan antara BTS dan MS dalam transmisi data atau suara. Beberapa proses yang penting, seperti power control dan handoff, semua memerlukan satu link closed-loop. Jika link ini rusak karena alasan apapun, MS akan kehilangan kontrol dan perlu initialization lagi dan kembali ke idle state.

Ketika sinyal Link closed-loop rusak, mekanisme call drop akan dimulai. Sinyal Link Closed-loop meliputi forward link dan reverse link , jika terdapat salah satu link yang rusak dapat menyebabkan call drop.

Mekanisme MS Drop

1. MS bad frame

Jika mobile station menerima frame buruk berturut-turut N2m pada Traffic Channel Forward, yang menyebabkan menonaktifkan transmitter. Setelah itu, jika mobile station menerima frame baik berturut-turut N3m, mobile station harus mengaktifkan kembali transmitter.

Dalam standar 95, N2m didefinisikan sebagai 12 konstan; N3m didefinisikan sebagai 2 konstan.

2. MS fading timer

Mobile station harus menetapkan Forward Traffic Channel fade timer. Timer akan diaktifkan ketika mobile station pertama kali mengaktifkan transmiter ketika dalam Traffic Channel Initialization Sub state Mobile Station Control Traffic Channel state. fade timer akan mereset dalam T5m detik setiap kali frame baik berurutan N3m diterima pada Traffic Channel Forward. Jika timer habis, maka mobile station akan menonaktifkan transmitter dan mendeklarasikan hilangnya Forward Traffic Channel.

Dalam standar 95, N3m didefinisikan sebagai 2 konstan; T5m didefinisikan sebagai 5s konstan.

3.MS acknowledgment failure

Jika mobile station belum menerima acknowledgement dalam hitungan detik T1m setelah transmisi pesan, mobile station akan mengirimkan kembali pesan tersebut.

Ponsel memiliki upaya N1m untuk mengirimkan pesan bahwa diperlukan acknowledgment. Jika ponsel tidak menerima acknowledgment T1m detik setelah waktu N1m, mobile menyatakan acknowledgment failure. Dalam 95 standar, N1m didefinisikan sebagai 3 konstan; T1m didefinisikan sebagai 0.4s konstan.

Dalam standar 95, N1m didefinisikan sebagai 3 konstan; T1m didefinisikan sebagai 0.4s konstan.

Mekanisme BTS call drop

1. BTS bad frame

ketika FER mencapai sampai 90 % pada 100 frame dan ini terjadi 3 kali berturut-turut , BTS akan merilis link.

BTS acknowledgement

Terdapat 9 kali untuk BTS acknowledgement, dan waktu tunggu antara dua acknowledgements adalah 0.4s.

Analisa Gabungan

Call drop ratio dapat digunakan untuk mengevaluasi kinerja jaringan yang terintegrasi.Perbaikan Call drop ratio dapat mengurangi keluhan pelanggan dan meningkatkan kepuasan pelanggan.

Untuk jaringan komersial skala besar , call drop ratio diamati dari background OMC lebih akurat dan impersonal , karena jaringan unloaded atau light-load bisa didapat dengan drive test.

Dalam drive test, call mode terdapat 2 metode
“sequence call test“, call drop ratio didefinisikan sebagai:

call drop number / successful call number

– “successful call number”,

total successful call number is total calling time (s)/ 90

Untuk daerah (urban) perkotaan , call drop ratio kurang dari 0,8 % berarti kinerja jaringan cukup baik , untuk coverage suburban(pedesaan) call drop ratio bisa lebih rendah dari 0,8 %.

[box type=”info”]

Catatan:
Operator yang berbeda memiliki kebutuhan yang berbeda untuk call drop ratio , di sini 0,8% hanya nilai referensi.

[/box]

Analisa Call drop reason

Masalah Equipment

Metode untuk Masalah Equipment dapat merujuk ke bagian analisa call failure. TRX , CE, vocoders dan link transmisi poin-poin penting yang harus diperhatikan.

Call drop disebabkan oleh overstepping coverage

Tipikal kasus yang sering terjadi:

– MS Rx power berkisar antara -100 dBm atau kurang.
– MS Tx power cenderung maksimum 23 dbm.
–  Strongest pilot Ec/Io < -15dB atau kurang.
– MS Tx_Adj berada pada kisaran normal : 0 ~ -10dB.
– MS masuk ke dalam sistem dengan modus pencarian setelah drop call , dan tidak dapat menemukan sistem atau sistem sinyal sangat lemah dan sangat mudah untuk hilang.

Analisa:

– Pada pinggir coverage area, untuk link forward dan reverse semua sangat buruk, drop call adalah salah satu fenomena yang normal.
– Ketika pilot Ec/Io menurun sampai batas tertentu, kualitas link forward akan sangat buruk dan tidak dapat didemodulasi dengan baik, F-FER akan meningkat sangat cepat. Jika MS melampaui batas coverage area terlalu lama (lebih dari 5s), fading timer MS berakhir pada 5s, MS akan initialization lagi dan akan menyebabkan drop call. MS akan masuk ke sistem searching mode setelah initialization, karena MS telah melanggar wilayah coverage, yang dikarenakan tidak ditemukannya sistem layanan atau sistem sinyal sangat lemah dan sangat mudah untuk hilang.

[box type=”info”]

Catatan:

Waktu di atas adalah 5 detik, sebenarnya MS melampaui batas coverage area dalam waktu yang lebih pendek (kurang dari 5s) juga dapat menyebabkan drop call. Dalam hal ini biasanya alasannya adalah mekanisme BTS call drop turun lebih cepat dari MS fading timer. Ketika MS melampaui batas coverage area, reverse link juga lemah dan R-FER juga tinggi, maka akan memicu mekanisme BTS call drop . BTS akan merilis link forward dalam waktu singkat.

[/box]

Metode Optimasi:

Cara untuk menangani masalah semacam ini adalah menambahkan BTS baru atau repeater di daerah blind coverage atau poor coverage.

Call drop disebabkan oleh tabrakan access dan handoff

Tipikal kasus yang sering terjadi:

– MS origination call bisa failed pada area poor coverage saat drive test, atau drop call akan terjadi tiba-tiba setelah successful origination. MS Rx level and pilot Ec/Io semuanya rendah, dan MS Tx power sangat tinggi.

-Ketika MS bergerak, MS Rx power akan menjadi lebih besar dan lebih besar lagi, tapi pilot Ec/Io terlalu rendah untuk memenuhi kebutuhan demodulasi.
– MS initializes lagi setelah drop call dan berada pada sebuah pilot baru yang kuat.
– Jika MS originates berhasil di daerah cakupan yang baik dan melewati rute drive tes yang sama, drop call tidak akan terjadi.

Analisa:

Jika sistem tidak dapat mendukung access handoff (Access handoff juga perlu untuk mendukung MS), kemudian selama MS access procedure, MS hanya dapat memulai handoff setelah akses selesai.

Kasus di atas menjadi call drop yang disebabkan oleh akses dan handoff bertabrakan. Jika salah satu MS mulai origination pada pinggir coverage area , dikarenakan sudah dekat ke sel lain, memungkinkan untuk terjadinya handoff. Tapi sistem tersebut tidak mendukung access handoff , akses dan handoff akan terjadi tabrakan dan akses memiliki prioritas dalam sistem. Karena akses memerlukan waktu, jadi MS Rx power akan menjadi lebih tinggi dan lebih tinggi lagi, tapi pilot Ec/Io akan menjadi lebih rendah dan lebih rendah lagi. Pada saat tersebut, pilot handoff tujuan menjadi interferensi yang kuat, ketika arus pilot Ec/Io cukup rendah ; forward link akan menjadi sangat buruk dan tidak dapat didemodulas secara baik. acces akan failed. Setelah access failure, MS akan berada pada pilot baru (Ini adalah pilot handoff objektif).

Jika MS berhasil originates pada area coverage yang baik, drop call tidak akan terjadi, karena saat ini MS dapat melakukan prosedur handoff secara normal.

Metode Optimasi:

– Jika sistem dan terminal dapat mendukung access handoff, masalah seperti ini tidak akan terjadi.

– Adjust struktur jaringan dan soft handoff area. Memperluas wilayah soft handoff area di mana masalah di atas sering terjadi, maka MS akan pertama handoff ke sel lain sebelum akses dan MS akan memiliki cukup waktu untuk menyelesaikan akses.

Call drop disebabkan oleh forward dan reverse tidak seimbang

Tipikal kasus yang sering terjadi:

– MS received power dan strongest pilot Ec/Io dalam keadaan baik, seperti Rx Power >- 100dBm , Ec/Io >- 15dB

– Ketika MS bergerak,  MS reverse Tx power meningkat terus menerus sampai 23 dBm , sampai drop call terjadi.

– Ketika MS bergerak,  MS Tx_Adj meningkat terus menerus dan sampai dengan nilai positif , sampai drop call terjadi.

– Setelah call drop, MS akan initialize dan berada pada pilot sebelumnya . Terdapat sinyal pada MS , tapi origination call sulit , bahkan jika origination berhasil, drop call sangat memungkinkan terjadi.

Analisa:

Dalam kasus di atas, MS Rx power dan pilot Ec/Io semua baik, dan ini berarti forward link yang baik. Tapi pada saat MS origination prosedur MS meningkatkan daya transmisi sampai dengan maksimal, dan ini berarti reverse link yang buruk. Hal tersebut yang menyebabkan forward dan reverse tidak seimbang. Tx_Adj > 0 yang berarti forward lebih baik daripada reversenya.

Karena forward lebih baik daripada reversenya , sehingga dalam area pinggir coverage BTS tidak dapat menerima sinyal dari MS dan akhirnya memicu mekanisme BTS call drop, dan kemudian call drop akan terjadi.

[box type=”info”]

Catatan:

Ketidakseimbangan forward dan reverse link mencakup dua macam: forward lebih baik daripada reverse; reverse lebih baik daripada forward.

Kasus di atas sering terjadi di lapangan dan mempunyai efek yang besar. Karena pelanggan tidak dapat mentolerir terjadinya call failure dan call drop pada saat terdapat sinyal pada MS, sehingga kasus ini harus ditindak lanjuti secara serius.

[/box]

Metode Optimasi:

– Mencari akar masalah dari ketidakseimbangan tersebut.
Untuk kasus forward lebih baik daripada reverse:
– Putuskan jika konfigurasi cell power terlalu tinggi.
– Putuskan jika pilot gain terlalu tinggi.
– Putuskan jika terdapat interferensi reverse.

Untuk kasus reverse lebih baik daripada forward:
– Putuskan jika konfigurasi cell power terlalu rendah.
– Putuskan jika pilot gain terlalu rendah tinggi.
– Putuskan jika terdapat interferensi forward.

Call drop disebabkan oleh forward dan reverse tidak seimbang

Tipikal kasus yang sering terjadi:

–  Ketika MS bergerak, Rx power meningkat.
– Ketika MS bergerak , pilot Ec/Io mengalami penurunan dan tidak cukup untuk kebutuhan demodulasi , F- FER meningkat sangat cepat yang menyebabkan drop call.
– Ketika MS bergerak MS Tx power normal dan tidak cenderung maksimum.
– Setelah call drop, MS akan initialize dan berada pada pilot sebelumnya, tetapi panggilan origination sulit dan drop call sangat mudah terjadi. MS juga bisa berada pada sebuah pilot baru dan stabilisasi sinyal ditentukan oleh sumber interferensi.

Analisa:

MS Rx power meningkat, tapi pilot Ec/Io mengalami penurunan, yang berarti terdapat indikasi interferensi pada forward link. Ketika MS bergerak interferensi terus berlanjut, pilot Ec/Io akan terus menurun, sampai F-FER meningkat sangat cepat dan MS fading timer habis, MS akan menginisialisasi lagi dan berkahir drop call.

[box type=”info”]

Catatan:

_ Untuk sumber interferensi forward , ada dua macam: interferensi eksternal; interferensiinternal.

[/box]

Hal yang menjadi sifatnya interferensi eksternal:
Sinyal radio dari sistem lainnya menurunkan MS receive bandwidth, MS akan menginisialisasi ulang setelah drop call dan berada pada pilot sebelumnya. Drop call sangat mudah untuk terjadi lagi, bahkan jika origination call berhasil.

Hal yang menjadi sifatnya interferensi internal:
Biasanya masalahnya adalah handoff yang menyebabkan drop call. Ketika MS bergerak ke sel baru, untuk beberapa alasan (salah pengaturan neighbor list ; search window terlalu kecil) handoff tersebut gagal, dan pilot sel tujuan akan menjadi interferensi strong pilot. Jenis interferensi tersebut dapat dikatakan interferensi internal. Perbedaan dari interferensi eksternal adalah: MS akan menginisialisasi ulang setelah drop call dan berada pada sebuah pilot baru (handoff cell pilot objektif) yang sangat baik.

Metode Optimasi:

Periksa konfigurasi background dan adjust parameter yang terkait.

Call drop disebabkan oleh interferensi reverse

Tipikal kasus yang sering terjadi:

– Ketika MS bergerak, Rx power dan pilot Ec/Io tetap dalam tingkat normal.
– Ketika MS bergerak, MS Tx power meningkat dan cenderung maksimum ke 23 dBm, sampai drop call,
– Ketika MS, MS Tx_Adj meningkat dan akan menjadi nilai positif , sampai drop call ;
– MS kembali menginisialisasi setelah drop call dan akan berapa pada pilot sebelumnya . Terdapat sinyal pada MS , tapi origination call sulit atau drop call sangat mudah terjadi setelah originasi sukses.

Analisa:

Dalam kasus di atas, MS Rx power dan pilot Ec/Io semua baik, dan ini berarti forward link yang baik. Tapi origination procedure, MS meningkatkan power transmisi sampai maksimal, dan ini berarti reverse link yang buruk. indikasi terdapat interferensi reverse. Tx_Adj> 0 yang berarti forward lebih baik daripada reversenya.

Saat MS bergerak terus menerus, MS R-FER akan meningkat lebih tinggi dan lebih tinggi lagi. BTS tidak dapat menerima sinyal dari MS secara pasti dan akan memicu mekanisme BTS call drop, dan kemudian call drop akan terjadi.

[box type=”info”]

Catatan:

Call drop disebabkan oleh interferensi reverse yang hampir mirip forward dan reverse yang tidak seimbang ,dalam faktanya interferensi reverse hanyalah salah satu dari alasan yang menyebabkan forward and dan reverse yang tidak seimbang.

[/box]

Untuk sumber interferensi reverse, ada dua macam: interferensi eksternal ; interferensi internal.

interferensi eksternal :
Sistem sinyal radio lain mungkin mempengaruhi BTS received bandwidth.

interferensi internal:
mungkin terdapat MS ilegal yang mencoba mengakses terus menerus.Karena MS Tx power terbatas, jumlah MS ilegal harus sangat besar.

Metode Optimasi:

interferensi eksternal :
Menginformasikan kepada pelanggan dan laporan kepada pihak yang terkait.

interferensi internal:
Biasanya hal ini jarang terjadi, tetapi ada kemungkinan, misalnya seperti repeater dengan MS modul, yang menggunakan modul repeater MS untuk background observation. Tapi terkadang, jika MS tidak menggunakan nomor, awal mulanya akan ilegal, dan kemudian ini akan menjadi gangguan yang kuat. Solusinya adalah dengan menutupnya atau menetapkan nomor.

Call drop disebabkan oleh F-TCH power limitation

Tipikal kasus yang sering terjadi:

– Ketika MS bergerak, MS Rx power dan pilot Ec/Io mengalami penurunan, namun masih dapat untuk mempertahankan hubungan , seperti : Rx power >-100dBm, Ec/Io >-15dB;
– Ketika MS bergerak ,Reverse Tx power semakin meningkat , tetapi masih dapat untuk mempertahankan link

– Ketika MS bergerak, Tx_Adj dapat mempertahankan keadaan normal

– Ketika MS berada jauh dari BTS , F- FER akan meningkat sangat cepat , yang menyebabkan drop call

– MS akan menginisialisasi ulang setelah drop call dan berada pada pilot sebelumnya.

Analisa:

Traffic channel gain dapat diatur pada background, jika nilai setup adalah terlalu rendah, sistem tidak dapat menetapkan power resource yang cukup untuk traffic channel.

Dalam kasus di atas, menurut drive test dapat diamati bahwa Ec/Io dan Rx power semuanya lebih tinggi dari ambang (Ec/Io >- 15dB, Rx >- 100dBm); Tapi ketika MS jauh dari BTS, F- FER meningkat sangat cepat dan samai terjadi drop call. Alasannya mungkin forward traffic channel gain terlalu rendah dan power tidak cukup. Setelah drop call, MS akan kembali menginisialisasi dan berada pada pilot sebelumnya.

Konfirmasi Metode dengan menggunakan instrumen yang dapat mengukur daya domain kode (seperti Viper) untuk pengujian.

Metode Optimasi:

Periksa background parameters setup dan adjust forward traffic channel maximum gain.

Call drop disebabkan oleh handoff failure

Handoff failure adalah salah satu alasan utama dari drop call, ketika MS bergerak dari satu sel ke sel lain, handoff akan terjadi, jika Handoff failure, sinyal dari sel saat ini akan menjadi lebih buruk dan lebih buruk lagi, F-FER dan R-FER akan sangat tinggi, maka drop call akan terjadi saat MS fading timer berakhir.

This entry was posted in CDMA, Telekomunikasi and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s