Analisa data drive test FER pada sistem CDMA

FER (Frame Error Rate ) termasuk F- FER dan R- FER , F- FER diuji oleh MS , dan R- FER diuji oleh BTS. Untuk data drive test, karena MS hanya dapat menerima sinyal forward, sehingga hanya F- FER dibahas di sini.

Definisi Error Frame

Keduanya yaitu MS dan BTS perlu memeriksa beberapa indikator kualitas seperti: CRC , re-encoded symbol error rate, indikator ini digunakan untuk menilai kecepatan frame dan memeriksa kesalahan .

Definisi Error Frame :
Terdapat error bit; bingkai CRC failed , atau satu frame memiliki kualitas yang tidak cukup untuk memeriksa kecepatan frame.

Analisa Gabungan

FER adalah salah satu indeks untuk mengevaluasi kualitas suara. Kualitas suara adalah salah satu konsepsi subyektif, sulit untuk mengevaluasi dengan indeks impersonal untuk mengevaluasinya, tapi kualitas suara memiliki hubungan yang besar dengan FER. Kualitas suara yang buruk berarti error frame yang banyak, yaitu FER meningkat. Untuk layanan suara, biasanya ketika FER kurang dari 1%, pelanggan tidak bisa merasakannya, ketika FER kurang dari 3 ~ 5%, pelanggan merasa kualitas suara tidak jelas, tetapi ketika FER lebih dari 5%, pelanggan merasa kualitas suara yang buruk sangat jelas.

FER juga merupakan salah satu indeks untuk mencerminkan kualitas air interface radio channel. Bila kualitas radio channel menjadi buruk, teknologi CDMA power control akan meningkatkan channel power untuk meningkatkan kualitas, dan FER adalah threshold penting dalam power control. Untuk suara, FER biasanya di set 1%, sedangkan untuk layanan data FER biasanya di set 3%. Jika FER melebihi threshold dan meningkat terus menerus, ini berarti bahwa radio link buruk dan harus ditemukan masalah dengan menganalisis data drive test.

Software drive test dapat membuat analisa untuk data drive test, dan menampilkan nilai F-FER dalam geografi untuk statistik .

Analisa High F-FER Reason

1.High F-FER disebabkan oleh equipment

Kasus umum dan solusi untuk equipment dapat merujuk ke bagian call failure sebelumnya. Dalam pemecahan masalah TRX , CE, vokoder ,transmission circuit harus diperhatikan.

2. High F-FER disebabkan oleh coverage

Tipikal kasus yang sering terjadi:

– MS Rx power -100 dBm atau kurang.
– MS Tx power cenderung maksimum 23dBm.
– Strongest pilot Ec/Io < -15dB atau kurang.
– MS Tx_Adj berada pada kisaran normal : 0 ~ -10dB .
– MS F- FER tinggi dan masuk ke dalam sistem modus pencarian setelah call drop, dan tidak dapat menemukan sistem atau sistem sinyal sangat lemah dan sangat mudah untuk hilang.

Analisa

– Pada pinggir area coverage, untuk link forward dan reverse semua sangat buruk, F-FER tinggi adalah salah satu fenomena yang normal .

– Ketika pilot Ec/Io turun sampai batas tertentu, kualitas forward link akan sangat buruk dan tidak dapat didemodulasi, F-FER akan meningkat sangat cepat. Jika MS melampaui batas area coverage terlalu lama (lebih dari 5s), MS fading timer berakhir pada 5s, MS akan menginisialisasi lagi dan berakhir call drop.

Solusi Optimasi:

– Cara utama untuk masalah semacam ini adalah menambahkan BTS baru atau repeater di area blind coverage atau di area poor coverage.

– Jika menambahkan BTS baru tidak memungkinkan, metode lain juga dapat digunakan untuk meningkatkan coverage, seperti menambah tinggi antena, pilih antena dengan gain yang besar, dan mengatur azimut antena dan down tilt. Tapi metode ini tidak dapat memecahkan masalah secara keseluruhan, dan harus berhati-hati ketika mengubah parameter ini.

3. High F-FER disebabkan oleh interferensi forward

Tipikal kasus yang sering terjadi:

– Ketika MS bergerak, Rx power meningkat.

– Ketika MS bergerak, strongest pilot Ec/Io mengalami penurunan dan tidak cukup untuk kebutuhan demodulasi , F-FER meningkat sangat cepat.

– Ketika MS bergerak, MS Tx power normal dan tidak cenderung menjadi maksimum.

– Mencari semua pilot dengan Scanner PN , tidak ditemukan pilot yang kuat.

– MS re-initialize,MS berada pada pilot sebelumnya.

Analisa

MS Rx power meningkat, tapi pilot Ec/Io mengalami penurunan, ini berarti terdapat interferensi foward. Ketika MS bergerak terjadi interferensi terus menerus, pilot Ec/Io akan menurun terus, sampai F-FER meningkat dengan sangat cepat dan MS fading timer berakhir, MS akan menginisialisasi lagi, call drop akan terjadi.

[box type=”info”]

Catatan

Untuk sumber interferensi forward , ada dua macam: interferensi eksternal ; interferensi internal.

interferensi eksternal:
Sinyal radio dari sistem lainnya drop ke MS receive bandwidth, MS akan menginisialisasi ulang setelah call drop dan berada pada pilot sebelumnya. Call Drop sangat mudah untuk terjadi lagi, bahkan jika panggilan originasi berhasil.

interferensi internal:
Biasanya handoff yang menyebabkan call drop.

[/box]

Solusi Optimasi:

interferensi eksternal:
Menginformasikan pelanggan dan terhubung dengan pemerintah untuk membersihkan interferensi ;

interferensi internal:
Periksa konfigurasi dan menyesuaikan parameter yang terkait.

4. High F-FER disebabkan oleh handoff failure

Tipikal kasus yang sering terjadi:

– MS Rx power sangat tinggi.

– Pilot Ec/Io terlalu rendah untuk mempertahankan kebutuhan demodulasi , dan F-FER tinggi.

– MS Tx power normal, dan tidak cenderung nilai maksimum.
– Mencari semua pilot dengan Scanner PN dan dapat menemukan pilot kuat.

– Jika F-FER meningkat terus menerus, hal itu akan menyebabkan call drop. MS akan menginisialisasi ulang setelah call drop dan berada pada pilot kuat.

Analisa

Ketika MS bergerak ke sel lain, akan terjadi handoff. Tapi untuk beberapa alasan (seperti: neighbor list table error, terlalu kecil MS search window), handoff akan failed dan sinyal objective handoff cell akan menjadi interferensi yang kuat. Ini akan membuat penurunan pilot Ec/Io , ketika menurun sampai batas tertentu, kualitas link forward akan sangat buruk dan F-FER akan terus menerus tinggi dan akhirnya call drop.

Jenis interferensi ini adalah interferensi internal forward , gunakan Scanner PN untuk mendeteksi semua pilot dan menemukan pilot handoff sel yang kuat. Jika MS terjadi call drop karena handoff failure, akan menginisialisasi ulang setelah call drop dan berada pada satu pilot baru (stronger handoff cell pilot), dan dapat mempertahankan tingkat sinyal yang  stabil.

5. High F-FER disebabkan oleh MS active set search window yang kecil

Tipikal kasus yang sering terjadi:

– MS Rx power normal.

– Pilot Ec/Io terlalu rendah untuk mempertahankan kebutuhan demodulasi , dan F-FER tinggi.

– MS Tx power normal dan tidak cenderung nilai maksimum.

– Menggunakan Scanner PN untuk menguji dan pilot strength di active set normal.

Analisa

MS Rx power normal dan Tx power normal, gunakan Scanner PN untuk menguji, pilot strength di active set normal, tapi MS menerima Ec/Io terlalu rendah, ini berarti MS tidak dapat membedakan beberapa sinyal multipath. Hal ini biasanya disebabkan oleh search window terlalu kecil.

Terdapat jarak dari BTS ke MS, sehingga sinyal dari BTS ke MS akan memiliki waktu tunda. Jika jaraknya terlalu jauh, penundaan ini akan besar, jika MS search window terlalu kecil, sinyal multipath yang kuat dapat turun di luar search window dan MS tidak dapat menemukan pilot yang kuat. Maka F-FER akan tinggi.

Solusi Optimasi:

Periksa  radio konfigurasi parameter dan adjustment neighbor set search window.

6. High F-FER disebabkan oleh low F-TCH gain

Tipikal kasus yang sering terjadi:

– MS Rx power normal.
– Strongest pilot Ec/Io yang diterima oleh MS adalah normal.
– MS Tx power normal.
– MS Tx_Adj normal.
– Ketika MS jauh dari BTS , F-FER akan meningkat sangat cepat , dan akhirnya drop call.
– MS akan menginisialisasi ulang setelah call drop dan berada pada pilot sebelumnya.

Analisa

Traffic channel gain dapat diatur pada background , jika nilai setup adalah terlalu rendah, sistem tidak dapat menetapkan power resource yang cukup untuk traffic channel.

Dalam kasus di atas, menurut drive test dapat diamati bahwa Ec/Io dan Rx power semuanya lebih tinggi dari threshold (Ec/Io > -15dB, Rx > -100dBm);  Tapi ketika MS jauh dari BTS, F-FER meningkat sangat cepat dan berakhir call drop. Alasannya mungkin forward traffic channel terlalu rendah dan power tidak cukup. Setelah call drop, MS akan kembali menginisialisasi dan berada pada pilot sebelumnya.

Metode konfirmasi adalah menggunakan instrumen yang dapat mengukur code domain power (seperti Viper ) untuk tes.

Solusi Optimasi:

Periksa pengaturan parameter dan adjustment forward traffic channel maximum gain.

7. High F-FER disebabkan oleh slow forward power control

Tipikal kasus yang sering terjadi:

– Dalam drive test , perubahan sinyal dan F-FER meningkat secara tiba-tiba pada sudut jalan atau berada pada kereta bawah tanah ;

– F- FER meningkat dan beberapa waktu membaik, dan kemudian akan turun lagi.

Analisa

Ketika MS berada pada pinggir coverage atau berada pada kereta bawah tanah, lingkungan radio akan berubah dengan sangat cepat, sinyal memudar sangat cepat, ini akan meminta MS power control dapat bekerja secara efisien dan meningkatkan power untuk TCH.

Tetapi jika forward power control terlalu lambat, F-FER akan bertahan beberapa waktu dan kemudian akan turun sedikit demi sedikit.

[box type=”info”]

Catatan

Untuk sistem 1X ( 1X BTS dan MS 1X ), terdapat fast forward power control yang sangat berguna untuk masalah di atas .

Untuk sistem 95 (95 BTS dan MS 95 ) , hanya terdapat slow forward power control yang bekerja sangat lambat untuk masalah di atas , sehingga F-FER akan bertahan beberapa waktu dan kemudian turun.

[/box]

Solusi Optimasi:

– Optimasi struktur topologi jaringan dan mengurangi area di mana sinyal fading sangat besar;

– Perbarui 95 BTS ke 1X BTS , untuk mewujudkan forward fast power control ( tidak cocok untuk 95 MS );

– Periksa konfigurasi parameter, terutamaforward power control increment step.

This entry was posted in CDMA, Telekomunikasi and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s