Apa itu Jitter , Noise , dan Integritas Sinyal ?

Ketika sinyal ditransmisikan dan diterima, proses fisik yang disebut noise selalu berkaitan. Noise pada dasarnya adalah sinyal yang tidak diinginkan yang ditambahkan ke sinyal yang ideal. Dalam konteks komunikasi digital, informasi yang dikodekan dalam bit logik dari 1 dan 0. Sinyal yang ideal dapat diwakili oleh gelombang trapesium dengan waktu 0 sampai 1 kenaikan terbatas atau 1 ke 0 waktu. Dengan adanya Noise, adalah jumlah dari sinyal yang ideal, dengan Noise sehingga menimbulkan bentuk gelombang sinyal “bersih” atau aktual. Jika tidak ada suara yang ditambahkan, sinyal yang sebenarnya identik dengan gelombang sinyal yang ideal. Jika Noise ditambahkan, sinyal yang sebenarnya menyimpang dari sinyal yang ideal, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 1.

Sinyal yang ideal versus sinyal noisy untuk gelombang digital

Gambar 1, Sinyal yang ideal versus sinyal noisy untuk gelombang digital

Deviasi dari sinyal noisy dari sinyal yang ideal dapat dilihat dari dua aspek: waktu penyimpangan dan deviasi amplitudo. Amplitudo dari sinyal digital untuk sistem berbasis tembaga adalah tegangan, dan untuk frekuensi berbasis serat atau radio (RF) sistem wireless itu adalah power. Penyimpangan amplitudo sinyal (ΔA) didefinisikan sebagai Noise amplitudo (atau hanya Noise), dan deviasi waktu (Δt) didefinisikan sebagai waktu jitter (atau hanya jitter). Dampak waktu jitter dan noise amplitudo tidak simetris. Noise Amplitudo adalah fungsi konstan dan dapat mempengaruhi kinerja sistem sepanjang waktu. Waktu Jitter mempengaruhi kinerja sistem hanya jika terjadi transisi tepi.

Beberapa tanda integritas sinyal kunci

Gambar 2, Beberapa tanda integritas sinyal kunci

Integritas sinyal umumnya didefinisikan sebagai penyimpangan dari bentuk gelombang ideal. Dengan demikian, integritas sinyal berisi Noise amplitudo dan waktu jitter dalam arti luas. Namun, integritas sinyal tertentu seperti overshoot, menembak terlalu jauh, dan dering (lihat Gambar 2) akan tidak ditutupi oleh salah satu dari noise atau jitter.

This entry was posted in Telekomunikasi, Tutorial and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s