Pengertian Sistem Informasi

Sejauh ini kita telah menggunakan sistem informasi dan teknologi secara informal tanpa mendefinisikan istilah. Teknologi informasi (TI) terdiri dari semua perangkat keras dan perangkat lunak yang perusahaan perlukan guna untuk mencapai tujuan usahanya. Bukan hanya mesin komputer saja, perangkat penyimpanan, dan perangkat handheld mobile, tetapi juga perangkat lunak, seperti sistem operasi Windows atau sistem Linux, Microsoft Office desktop productivity suite, dan ribuan program komputer yang dapat ditemukan dalam perusahaan. “Sistem informasi” yang lebih kompleks dan dapat dipahami dengan melihat dari kedua teknologi dan perspektif bisnis.

APAKAH SEBUAH SISTEM INFORMASI ITU?

Suatu sistem informasi dapat didefinisikan secara teknis sebagai seperangkat komponen yang saling terkait yang mengumpulkan (atau mengambil), memproses, menyimpan, dan mendistribusikan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan dan kontrol dalam sebuah organisasi. Selain mendukung pengambilan keputusan, koordinasi, dan pengendalian, sistem informasi juga dapat membantu manajer dan pekerja menganalisis masalah, memvisualisasikan subjek yang kompleks, dan menciptakan produk-produk baru.

Sistem informasi berisi informasi tentang orang-orang yang signifikan, tempat, dan hal-hal dalam organisasi atau dalam lingkungan sekitarnya. Dengan informasi yang dimaksud data yang telah dibentuk menjadi bentuk yang bermakna dan berguna bagi manusia. Data, sebaliknya, adalah aliran fakta-fakta mentah yang mewakili peristiwa yang terjadi dalam organisasi atau lingkungan fisik sebelum diatur dan disusun menjadi bentuk yang orang dapat dipahami dan digunakan.

DATA DAN INFORMASI

DATA DAN INFORMASI

Sebuah contoh singkat yang kontras informasi dan data yang mungkin berguna. Kounter Supermarket memindai jutaan potongan data dari bar kode , yang menggambarkan setiap produk. Potongan data dapat mencapai dan dianalisis untuk memberikan informasi yang berarti, seperti jumlah total botol deterjen yang dijual di toko tertentu, merek deterjen yang paling cepat dijual pada sebuah toko atau wilayah penjualan, atau jumlah total yang dibelanjakan untuk merek deterjen pada toko atau wilayah penjualan.

Tiga kegiatan dalam suatu sistem informasi menghasilkan informasi yang dibutuhkan sebuah organisasi untuk membuat keputusan, pengendalian operasi, menganalisis masalah, dan menciptakan produk baru atau jasa. Kegiatan ini adalah input, proses, dan output (lihat Gambar 2). Merekam masukan atau mengumpulkan data mentah dari dalam organisasi atau dari lingkungan eksternalnya. Pengolahan ini mengubah masukan mentah menjadi bentuk yang berarti. Output transfer informasi olahan kepada orang-orang yang akan menggunakannya atau kepada aktivitas yang akan digunakan. Sistem informasi juga memerlukan umpan balik, yaitu output yang dikembalikan kepada anggota organisasi bisnis yang tepat untuk membantu mereka mengevaluasi atau mengoreksi tahap input.

FUNGSI SISTEM INFORMASI

FUNGSI SISTEM INFORMASI

Dalam sistem Yankees ‘untuk menjual tiket melalui situs Web-nya, masukan baku terdiri dari data pesanan tiket, seperti nama pembeli, alamat, nomor kartu kredit, jumlah tiket yang dipesan, dan tanggal permainan yang tiket yang sedang dibeli. Komputer menyimpan data-data dan proses untuk menghitung total pesanan, untuk melacak pembelian tiket, dan untuk mengirim permintaan untuk pembayaran kepada perusahaan kartu kredit. Output terdiri dari tiket untuk dicetak, tanda terima untuk pesanan, dan laporan pesanan tiket secara online. Sistem ini menyediakan informasi yang berarti, seperti jumlah tiket yang dijual untuk game tertentu, jumlah tiket yang dijual setiap tahun, dan pelanggan yang sering memesan tiket.

Meskipun sistem informasi berbasis komputer menggunakan teknologi komputer untuk mengolah data mentah menjadi informasi yang bermakna, ada perbedaan tajam antara komputer dan program komputer di satu sisi, dan sistem informasi di sisi lain. Komputer elektronik dan program perangkat lunak terkait merupakan dasar teknis, alat dan bahan, sistem informasi modern. Komputer menyediakan peralatan untuk menyimpan dan memproses informasi. Program komputer, atau perangkat lunak, adalah kumpulan instruksi operasi yang memporoses dan mengontrol langsung. Mengetahui bagaimana komputer dan komputer program kerja sangat penting dalam merancang solusi untuk masalah organisasi, tetapi komputer hanya bagian dari sistem informasi.

Sebuah rumah adalah analogi yang tepat. Rumah dibangun dengan palu, paku, dan kayu, tapi itu saja tidak bisa untuk membuat rumah. Arsitektur, desain, pengaturan, lansekap, dan semua keputusan yang mengarah pada penciptaan fitur ini adalah bagian dari rumah dan sangat penting untuk memecahkan masalah meletakkan atap di atas kepala seseorang. Komputer dan program adalah palu, paku, dan kayu berbasis sistem informasi komputer , tapi mereka sendiri tidak dapat menghasilkan informasi yang dibutuhkan organisasi tertentu. Untuk memahami sistem informasi, harus memahami masalah yang dirancang untuk memecahkan, elemen arsitektur dan desain, dan proses organisasi yang mengarah pada solusi.

This entry was posted in Tutorial and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s